Dalam rangka memperingati World Tourism Day (WTD) 2025, Pemerintah Kota Bandung menghadirkan konsep baru pariwisata edukatif melalui kegiatan bertema “Bandung Tourism Walk: Explore, Learn, and Experience”.
Acara ini menyoroti empat rute wisata dengan delapan titik edukatif yang tersebar di pusat kota, menggabungkan unsur sejarah, budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan wisata, pendidikan, dan partisipasi masyarakat.
“WTD tahun ini bukan sekadar jalan santai, tapi perjalanan mengenal Bandung secara lebih mendalam — dari sisi sejarah, seni, hingga kearifan lokal,” ujarnya, Rabu (9/10/2025).
Empat rute utama yang disiapkan mencakup Alun-Alun Bandung, Gedung Merdeka, Museum Konferensi Asia-Afrika, dan Taman Balai Kota, dengan tambahan titik interaktif di Braga, Dago, Cihampelas, dan Taman Lansia.
Setiap titik wisata dilengkapi dengan pemandu lokal dan papan informasi digital yang bisa diakses melalui kode QR, memungkinkan peserta belajar secara mandiri tentang sejarah dan budaya setempat.
Selain tur jalan kaki, kegiatan ini juga menghadirkan pameran pariwisata kreatif, workshop kriya, pertunjukan musik lokal, dan sesi edukasi tentang ekowisata dan pengelolaan sampah wisata.
“Tujuan kami adalah mengedukasi wisatawan agar menikmati kota dengan cara yang lebih sadar lingkungan,” kata Kenny.
Walikota Bandung, Yana Mulyana, yang turut membuka acara tersebut, menyebut peringatan WTD 2025 sebagai wujud komitmen Bandung terhadap pariwisata berkelanjutan.
“Bandung ingin menjadi contoh kota wisata yang tidak hanya indah dilihat, tetapi juga cerdas dalam menjaga lingkungan dan budaya,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta komunitas lokal seperti Bandung Historical Society dan Komunitas Jalan-Jalan Bandung (KJJ). Ribuan peserta dari berbagai daerah ikut ambil bagian, menjadikan acara ini sebagai salah satu perayaan WTD terbesar di Indonesia tahun ini.
Dengan mengusung konsep wisata edukatif dan partisipatif, Bandung berharap bisa menginspirasi kota lain untuk mengembangkan pariwisata berwawasan budaya dan lingkungan, sejalan dengan tema global WTD 2025: Tourism and Green Innovation.






