PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai keselamatan ketenagalistrikan di Kecamatan Bati-bati pada 25 September 2025. Agenda ini dipimpin oleh bagian Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lindung Lingkungan (K3L).
Kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi masyarakat setempat untuk memahami lebih dalam soal bahaya kelistrikan sekaligus langkah pencegahannya. Tidak hanya sekadar penyuluhan, acara ini juga dirancang untuk memperkuat kesadaran publik tentang betapa vitalnya menjaga keamanan dalam penggunaan listrik sehari-hari.
Acara berlangsung dengan antusiasme tinggi. Warga terlihat serius menyimak penjelasan tim PLN mengenai berbagai aspek yang sering kali terabaikan, mulai dari instalasi listrik rumah tangga hingga pemeliharaan kabel.
Pihak PLN menegaskan bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan, melainkan juga memiliki potensi risiko yang tidak bisa dianggap remeh. Oleh karena itu, pengetahuan tentang keselamatan harus dipahami setiap lapisan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, PLN juga membagikan panduan praktis agar warga mampu menerapkan kebiasaan aman. Salah satunya dengan memastikan instalasi listrik selalu dicek secara berkala oleh tenaga berkompeten.
Peserta mendapatkan penjelasan detail mengenai tanda-tanda awal masalah kelistrikan, seperti percikan api kecil, bau terbakar, atau kabel yang mengelupas. Semua itu perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan kecelakaan.
Selain materi teknis, acara juga diselingi dengan sesi tanya jawab. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan beragam pertanyaan seputar kondisi listrik di rumah mereka.
Pihak PLN menyambut baik interaksi tersebut karena menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat semakin meningkat. Menurut mereka, dialog langsung dapat memperkuat pemahaman sekaligus meluruskan informasi yang keliru.
Salah satu penekanan dalam sosialisasi ini adalah larangan melakukan sambungan listrik ilegal. PLN menjelaskan bahwa tindakan tersebut berisiko besar menimbulkan kebakaran maupun kerugian bagi orang lain.
Tidak hanya itu, PLN juga mengingatkan tentang pentingnya menggunakan peralatan listrik sesuai standar SNI. Produk yang tidak teruji bisa menyebabkan korsleting, yang sering berujung pada insiden serius.
Keterlibatan aktif warga membuat acara terasa hidup. Anak muda hingga orang tua duduk bersama, menyimak pemaparan tentang bagaimana listrik bisa menjadi sahabat yang memberi manfaat sekaligus musuh jika disalahgunakan.
Di akhir acara, PLN menyampaikan harapan agar masyarakat Bati-bati, Kegiatan sosialisasi ditutup dengan foto bersama.






