Atalanta Pecat Ivan Juric Usai Dihajar Jay Idzes Cs dari Sassuolo. Kabar mengejutkan datang dari Bergamo setelah klub berjuluk La Dea ini mengumumkan pemecatan pelatih kepala mereka, Ivan Juric. Keputusan dramatis ini diambil hanya sehari setelah Atalanta menelan kekalahan telak 0-3 di kandang sendiri dari tim promosi Sassuolo. Dalam laga tersebut, penampilan Jay Idzes Cs di lini belakang Neroverdi (julukan Sassuolo) menjadi sorotan utama, bahkan dianggap sebagai salah satu pemicu utama berakhirnya masa jabatan singkat Juric. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Atalanta yang sudah berlangsung selama tujuh pertandingan di Serie A.
Kekalahan Memalukan dari Sassuolo, Aksi Heroik Jay Idzes Cs
Kekalahan 0-3 melawan Sassuolo di Gewiss Stadium pada hari Minggu (9/11/2025) ternyata menjadi titik didih bagi manajemen Atalanta. Tampil di hadapan pendukung sendiri, Atalanta gagal total, bahkan harus takluk tanpa balas dari tim promosi yang diperkuat oleh bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Penyelamatan Krusial Sang “Warrior”
Salah satu momen kunci yang paling disorot adalah aksi heroik Jay Idzes di lini pertahanan Sassuolo. Pada awal pertandingan, ketika kedudukan masih 0-0, penyerang Atalanta, Ademola Lookman, melepaskan tembakan keras yang hampir pasti berbuah gol. Namun, dengan refleks luar biasa, Idzes melakukan blok krusial menggunakan wajahnya, membuat bola urung masuk ke gawang.
Aksi berani ini tidak hanya menyelamatkan Sassuolo dari kebobolan, tetapi juga memberikan dorongan moral yang besar. Media-media Italia memuji bek tengah tersebut, bahkan memberinya julukan “Warrior”. Penyelamatan fantastis Idzes itu dinilai setara dengan satu gol, sebab momentum pertandingan langsung berubah setelah kegagalan Atalanta memanfaatkan peluang emas tersebut.
- Penyelamatan Idzes: Menggagalkan tembakan Lookman.
- Dampak: Momentum beralih ke Sassuolo.
- Hasil Akhir: Atalanta 0–3 Sassuolo (Gol oleh Domenico Berardi (2) dan Andrea Pinamonti).
Tak lama setelah peluang gagal itu, gawang Atalanta justru kebobolan. Domenico Berardi mencetak brace, ditambah satu gol dari Andrea Pinamonti, memastikan kemenangan besar 3-0 bagi Jay Idzes Cs.
Evaluasi Ivan Juric di Atalanta
Pemecatan Ivan Juric ini menandai berakhirnya masa kerjanya yang baru berjalan sekitar lima bulan. Juric direkrut pada musim panas lalu untuk menggantikan pelatih legendaris Gian Piero Gasperini, yang memilih untuk mengambil tantangan baru bersama AS Roma. Namun, Juric gagal meneruskan warisan Gasperini yang terkenal dengan permainan menyerang dan intensitas tinggi.
Rentetan Hasil Buruk
Rentetan hasil buruk menjadi alasan utama Atalanta Pecat Ivan Juric Usai Dihajar Jay Idzes Cs dan timnya. Di Serie A, La Dea tidak pernah meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir, dengan rincian lima kali imbang dan dua kali kalah. Kekalahan telak 0-3 di kandang dari Sassuolo, yang juga diperkuat pemain berdarah Indonesia, hanya memperburuk posisi klub di klasemen.
Saat ini, Atalanta masih tertahan di peringkat 13 klasemen sementara Liga Italia dengan hanya mengumpulkan 13 poin. Selain itu, performa buruk juga terlihat di Liga Champions, di mana mereka terancam gagal melangkah lebih jauh. Oleh karena itu, perubahan mendesak dibutuhkan oleh manajemen.
Langkah Selanjutnya untuk La Dea
Melalui pengumuman resmi di situs klub, Atalanta menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Juric dan staf kepelatihannya, namun menegaskan perlunya pergantian pelatih untuk menyelamatkan musim mereka.
Sebagai langkah awal, kursi panas pelatih Atalanta dikabarkan akan diisi oleh sosok baru. Nama-nama seperti Raffaele Palladino, yang memiliki pendekatan permainan menyerang mirip dengan Gasperini, disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti. Manajemen La Dea berharap pelatih baru dapat segera membawa perubahan dan mengangkat tim dari keterpurukan.
Singkatnya, Atalanta Pecat Ivan Juric Usai Dihajar Jay Idzes Cs adalah konsekuensi logis dari performa yang jauh di bawah ekspektasi. Penampilan solid tim Sassuolo, yang salah satunya adalah tembok kokoh Jay Idzes, telah menjadi palu godam terakhir yang mengakhiri karier Juric di Bergamo.






