Wali Kota Bandung Dorong Budaya Birokrasi Berintegritas Lewat Pelantikan 173 Pejabat Baru

icon berita mobile

- Penulis Berita

Selasa, 7 Oktober 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung Dorong Budaya Birokrasi Berintegritas Lewat Pelantikan 173 Pejabat Baru

Wali Kota Bandung Dorong Budaya Birokrasi Berintegritas Lewat Pelantikan 173 Pejabat Baru

Pelantikan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandung pada Senin (6/10/2025) tidak sekadar pergantian posisi. Bagi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, momentum ini menjadi langkah penting untuk memperkuat budaya birokrasi yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik di Plaza Balai Kota Bandung, Farhan menegaskan bahwa perubahan dalam struktur pemerintahan merupakan hal wajar. Namun, lebih dari itu, ia ingin setiap rotasi jabatan menjadi kesempatan untuk meneguhkan komitmen moral ASN terhadap pelayanan publik.

“Perubahan, penyesuaian, dan perputaran roda pimpinan dalam birokrasi adalah hal yang rutin. Tujuannya agar organisasi pemerintahan besar ini selalu bisa mengikuti dinamika masyarakat yang penuh dengan perubahan,” ujarnya.

Farhan menuturkan, proses rotasi dilakukan dengan berpegang pada kompetensi, integritas, dan administrasi. Ia memastikan setiap keputusan diambil secara objektif, tanpa intervensi kepentingan pribadi.

Baca Juga :  28 Siswa SD Bandung Barat Keracunan Telur Gulung, Polisi Selidiki Penyebab

“Penempatan ini didasarkan kepada kompetensi, kinerja, integritas, serta rekam jejak yang terukur. Tidak ada proses yang bersifat subjektif atau berdasarkan kepentingan pribadi,” tegasnya.

Dalam arahannya, Farhan berulang kali menyoroti pentingnya integritas sebagai wajah birokrasi. Ia memperingatkan agar pejabat tidak terlibat dalam praktik transaksional seperti jual-beli jabatan.

“Sekali lagi saya tegaskan: integritas, dua kali integritas, tiga kali integritas. Apabila terindikasi adanya jual-beli jabatan, maka dengan semudahnya kita akan melakukan tindakan hukum yang tegas dan terukur,” ungkapnya.

Menurutnya, birokrasi yang berintegritas akan melahirkan kepercayaan publik. Tanpa itu, segala program pemerintah akan sulit berhasil. “Masalah sampah, pasar, parkir, dan lainnya hanya bisa selesai bila masyarakat percaya kepada birokrasi. Untuk mendapatkan kepercayaan itu, birokrat harus amanah dan profesional,” ucapnya.

Baca Juga :  Cegah Bencana, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Masyarakat Kembalikan Fungsi Gunung sebagai Penjaga Alam

Beberapa pejabat yang dilantik di antaranya Arief Budiman sebagai Direktur RSUD Bandung Kiwari, Lutfi Firdaus sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Eko Rotary Nurtito sebagai Direktur Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut.

Farhan juga menyoroti dua sektor penting, yakni Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) dan RSUD Bandung Kiwari. Ia menyebut keduanya menghadapi tantangan besar dalam melayani masyarakat.

“Terpaling berat itu DPKP, karena harus melanjutkan penataan daerah kumuh sekaligus implementasi kebijakan pemerataan tiga juta rumah untuk rakyat dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Menurut Farhan, sebagian besar kawasan kumuh di Bandung berada di sepadan sungai dan perlu ditangani dengan pendekatan sosial, bukan kekerasan. “Hampir semua kelurahan di Bandung punya rumah di sepadan sungai, dan semuanya pasti kumuh. Jadi prioritasnya adalah pembinaan masyarakat, bukan langsung penggusuran,” tambahnya.

Baca Juga :  Target TMMD ke-126 di Malang: Rp 1,7 Miliar untuk Air Bersih Desa Terpencil

Selain itu, ia juga menekankan perlunya peningkatan layanan kesehatan di RSUD Kiwari. Rumah sakit tersebut, katanya, harus menambah fasilitas dan peralatan medis agar dapat melayani masyarakat dengan lebih baik.

“Rumah Sakit Kiwari harus memperluas berbagai jenis layanan, seperti alat pemeriksaan jantung dan lain-lain,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Farhan mengajak seluruh pejabat untuk memperkuat niat pengabdian kepada masyarakat dan menanamkan semangat Bandung Utama Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.

“Mari kita kuatkan niat dalam hati dan pikiran. Semua yang kita lakukan harus atas dasar kasih, niat, dan keyakinan untuk berbakti kepada Bandung, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Berita Terkait

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah
UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri
Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning
Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan
Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST
Dua Kios di Pasar Caringin Ludes Terbakar, Satu Pedagang Alami Luka Bakar
Bersama Warga, Tim Pentahelix “Gercep” Mulai Beraksi Atasi Banjir di Baleendah
Pernyataan “Rakyat Cukup Bayar Pajak” Dipersoalkan: Pajak Rp2.357,72 T Jadi Alasan Publik Wajib Mengawasi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:54 WIB

Transformasi Jengkol, Dari Stigma “Kampungan” Menjadi Komoditas Ekspor Bernilai Miliaran Rupiah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:35 WIB

UFC Perth, Tekanan Jack Della Maddalena di Kandang Sendiri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:19 WIB

Sinopsis Netflix Sewu Dino, Kisah Horor Santet Janur Kuning

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:15 WIB

Disdukcapil Kuningan Luncurkan Inovasi “Si Kuda Cepat”, Permudah Layanan Adminduk untuk Warga Rentan

Rabu, 29 April 2026 - 19:28 WIB

Kejar Target 450 Ton Sampah per Hari, Pemkot Bandung Aktifkan Kembali 6 TPST

Berita Terbaru

Saham bmri dividen murah

Nasional

BMRI Bagi Dividen Murah, Potensi Yield 8,5% di Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:40 WIB